Massa mahasiswa melakukan aksi demonstrasi terkait penanganan kargutla di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. (Foto: iNewsTV)

PALANGKA RAYA, iNews.id – Aksi demonstrasi jilid ketiga yang digelar Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jalan RTA Milono, Palangka Raya, Senin (19/10/2026) siang, berlangsung ricuh.

Massa aksi menyerukan peringatan darurat atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kepungan kabut asap yang melanda wilayah tersebut.

Dalam aksinya, massa berorasi sambil membawa sejumlah atribut protes, termasuk replika pocong yang disimbolkan sebagai bentuk matinya nurani dalam penanganan bencana lingkungan dan kesehatan di Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, sempat hadir di tengah-tengah massa untuk menemui para pengunjuk rasa. Namun, tidak lama berselang, Gubernur meninggalkan lokasi ketika berkumandang azan salat.

Situasi sempat memanas ketika sejumlah peserta aksi yang geram mencoba menerobos gerbang pagar utama pintu masuk Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Massa berusaha kembali masuk untuk menemui gubernur guna menyampaikan langsung sembilan poin tuntutan mereka.

Salah satu poin utama dalam aksi desakan tersebut adalah menuntut agar Gubernur Kalteng beserta jajaran Pemprov mendesak pemerintah pusat agar status karhutla dan kabut asap segera ditetapkan sebagai Bencana Nasional.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network