PALANGKA RAYA, iNews.id- Insiden berdarah di atas kapal milik PT Pelni, KM. Awu menyebabkan satu orang tewas dan empat orang lainnya luka-luka. Kejadian itu berlangsung saat kapal berangkat dari Surabaya, Jawa Timur menuju Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Kepala Cabang PT Pelni Kumai-Pangkalan Bun, Roni Abdullah menjelaskan, kronologi kejadian pada Rabu (15/11/2023) pukul 15.35 WIB, Komandan Satpam melaporkan ke anjungan telah terjadi pembacokan oleh penumpang di Dek 4 belakang sebelah kanan. Penumpang tersebut tiba-tiba mengamuk tanpa sebab.
Setelah dicek oleh satpam, terdapat lima korban, masing-masing dua perempuan dan tiga laki-laki. Anjungan kemudian berkoordinasi kepada seluruh anak buah kapal (ABK) untuk standby dan mengejar pelaku yang melarikan diri ke Dek 4 belakang dengan membawa parang serta belati.
Pelaku diduga stres berat atau Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). "Kita duga duga orangnya ODGJ, karena kan terjadinya tiba-tiba. Sebelumnya tidak ada ada konflik, makanya kita duga seperti itu," ujar Roni di Kobar, Kamis (16/11/2023).
Pada pukul 16.15 Wib pelaku berhasil dilumpuhkan dan saat bersamaan, massa penumpang langsung menghakimi pelaku. Saat itu, ABK tidak bisa mencegah massa penumpang untuk menyelamatkan pelaku.
Selanjutnya, pelaku dibawa ke kamar Ex Kelas No. 5011 untuk diamankan dan dirawat. Selanjutnya, pukul 19.02 Wib petugas kesehatan kapal mengecek kondisi pelaku, ternyata telah tewas.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait