SAMPIT, iNews.id - Penemuan mayat pria tak dikenal menggegerkan warga di Jalan Pramuka, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (7/6/2026). Korban ditemukan tergeletak dalam kondisi mengenaskan dan bersimbah darah di tepi jalan.
Saat ditemukan, pria tersebut diduga tewas karena mengalami pendarahan cukup parah dengan luka di bagian kepala dan leher.
Hingga kini identitas korban masih belum diketahui. Polisi juga masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban yang ditemukan di lokasi tersebut.
Dari hasil penelusuran awal, muncul dugaan korban sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara membaringkan tubuh dekat roda belakang sebuah truk yang sedang parkir di tepi jalan.
Dugaan tersebut menguat setelah rekaman CCTV milik warung di sekitar lokasi kejadian memperlihatkan aktivitas korban sebelum ditemukan tewas. Dalam tayangan CCTV, korban terlihat beberapa kali mondar-mandir di depan warung.
Tidak lama kemudian, saat sopir truk yang sebelumnya berhenti membeli pulsa kembali ke kendaraannya, korban terlihat bergerak cepat menuju bagian belakang truk. Korban lalu diduga sengaja membaringkan tubuhnya dekat roda belakang kendaraan yang akan berjalan. Saat truk mulai berjalan meninggalkan lokasi, bagian kepala korban diduga terlindas roda kendaraan berat tersebut.
Beberapa saat setelah truk pergi, seorang warga menemukan korban sudah tergeletak di tepi jalan dalam kondisi bersimbah darah. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada warga sekitar dan polisi.
Pemilik warung di dekat lokasi kejadian, Akhmad, mengaku tidak mengenal korban secara pribadi. Namun dia mengaku beberapa kali pernah melihat korban melintas di kawasan tersebut.
"Saya tidak kenal korban tapi sering lewat di sini. Sorenya sempat datang minta air lalu jalan. Dia memang sering jalan kaki," ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Akhmad mengatakan korban sempat datang ke warungnya pada siang hari untuk meminta air minum. Setelah itu korban pergi, namun kembali lagi pada sore hari dan terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi.
"Kalau dari CCTV kan korban terlihat mondar-mandir dekat truk, begitu sopir naik kendaraan, dia buru-buru ke belakang truk, kayaknya memang bunuh diri yang tapi tidak tahu juga," katanya.
Kasus ini kini ditangani Polres Kotawaringin Timur. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr Murjani Sampit untuk menjalani visum guna memastikan penyebab kematiannya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait