get app
inews
Aa Text
Read Next : Bentrok TNI-Polri Pecah di Mappi Papua Selatan, Danpuspom: Dipicu Miskomunikasi

Bentrok Berdarah di Kapuas, 2 Warga Tertembak dan 3 Polisi Kena Bacok

Kamis, 05 Maret 2026 - 15:51:00 WIB
Bentrok Berdarah di Kapuas, 2 Warga Tertembak dan 3 Polisi Kena Bacok
Bentrokan berdarah antara polisi dan warga adat pecah di Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. (Foto: iNews)

KAPUAS, iNews.idBentrokan berdarah pecah antara polisi dengan massa dari Aliansi Masyarakat Adat di Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Bentrokan terjadi saat proses penanganan aksi penutupan jalan hauling milik PT Asmin Bara Bronang. 

Insiden ini mengakibatkan jatuhnya korban luka dari kedua belah pihak, termasuk anggota kepolisian yang terkena senjata tajam dan warga yang mengalami luka tembak. 

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, suasana mencekam terlihat saat massa mencoba mempertahankan aksi penutupan jalan tambang tersebut. Keributan pecah ketika petugas berupaya melakukan penertiban.

Dalam rekaman tersebut, terdengar beberapa kali suara tembakan peringatan yang dilepaskan petugas ke udara untuk membubarkan massa yang semakin beringas. Namun, bentrokan jarak dekat tidak terhindarkan. 

Akibat bentrokan tersebut, lima orang dilaporkan harus dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis serius. Rincian korban meliputi tiga anggota polisi mengalami luka-luka kena sabetan senjata tajam. Sedangkan dua orang dari aliansi masyarakat adat mengalami luka tembak. 

Seluruh korban awalnya dibawa ke klinik terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangkaraya untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya tengah fokus pada pemulihan situasi dan penegakan hukum.

Saat ini, kondisi di Desa Barunang dilaporkan sudah mulai kondusif, namun personel keamanan masih disiagakan untuk mencegah bentrok susulan. 

"Situasi di lokasi kejadian saat ini sudah berhasil dikendalikan. Terkait insiden bentrokan dan adanya korban luka, kasus ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Polres Kapuas," ujar Irjen Pol Iwan Kurniawan dalam keterangannya.

Pihak berwenang kini tengah mendalami pemicu utama bentrokan serta melakukan mediasi antara pihak perusahaan dan masyarakat adat guna mencari solusi atas sengketa lahan yang memicu penutupan jalan hauling tersebut.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut