Harga Elpiji 3 Kg di Desa Tembus Rp50.000, Warga: Kami Kembali Pakai Kayu untuk Masak

Nani Suherni ยท Selasa, 12 April 2022 - 11:44:00 WIB
Harga Elpiji 3 Kg di Desa Tembus Rp50.000, Warga: Kami Kembali Pakai Kayu untuk Masak
Pertamina jamin pasikan elpiji 3 kg aman dan sesuai dengan kuota dari pemerintah. (Foto: Ist)

KOTIM, iNews.id - Gas elpiji ukuran 3 kilogram (kg) di pelosok desa, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng)  dijual senilai Rp50.000. Kenaikan ini membuat warga kembali menggunakan kayu untuk memasak.

Kenaikan harga elpiji ini terjadi di Desa Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga dan desa-desa di Kecamatan Telawang. Elpiji bersubsidi itu dijual seharga Rp50.000 dari sebelumnya Rp40.000.

“Di Desa Sungai Ubar Mandiri harga gas elpiji bersubsidi tabung 3 kilogram dijual Rp50.000 dari yang sebelumnya Rp40.000. Namun setelah ada rencana pemerintah mau menaikkan harga, selain mahal juga terjadi kelangkaan. Makanya kami terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk memasak,” ujar warga Desa Sungai Ubar Mandiri, Bernanto (35) dikuti infoPublik, Selasa (12/4/2022).

Dia mengakui, kondisi ekonomi masyarakat desa saat ini sangat sulit berkembang. Hal itu terjadi karena harga sejumlah kebutuhan pokok merangkak naik, mulai dari gas elpiji, minyak goreng dan kebutuhan hidup lainnya.

Khusus minyak goreng, satu liter dijual seharga Rp30.000. Jika berbanding dengan pendapatan masyarakat desa, kondisi itu sangat menyulitkan. Apalagi harga karet, rotan atau hasil kebun lainnya justru menurun.

“Kami harap kepada Bapak Bupati bisa melihat langsung kondisi ekonomi masyarakat hingga ke desa-desa. Sehingga bisa mengetahui dan mendengar suara kami selaku warga desa,” ujar Bernanto.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: