Orang utan terkena tembakan ditemukan di Desa Sungau Pulau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kotawaringin Barat. (Foto: iNews/Sigit Dzakwan)
Sigit Dzakwan Pamungkas

KOTAWARINGIN BARAT, iNews.id - Dua ekor orang utan ditemukan terluka di Desa Sungau Pulau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kotawaringin Barat. Kedua hewan primata itu terkena tembakan dan pelurunya masih bersarang di tubuh.

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alama (BKSDA) Kalimantan Tengah, Seksi Wilayah II Pangkalan Bun, Dendi Setiadi mengatakan, dua orang utan yang terluka itu berjenis kelamin jantan dan betina.

"Kondisi orang utan cukup sehat. Namun orang utan betina ditemukan satu peluru senapan angin di pinggul kanan. Peluru berhasil dikeluarkan," kata Dedi di Kotawaringin Barat, Senin (5/9/2022).

Dedi menjelaskan, orang utan jantan berbobot 70 kilogram dan berusia sekitar 20 tahun. Sedangkan orang utan betina berbobot 33 kilogram dengan usia sekitar 15 tahun.

Menurutnya penyelamatan dua satwa dilindungi itu menghabiskan waktu hingga malam. Orang utan betina selesai dievakuasi pada sore hari, sedangkan orang utan jantan malam hari pukul 19.00 WIB.

Keduanya akan direlokasi ke lokasi yang lebih aman. Sebab saat ditemukan berada di area permukiman warga.

Dedi meminta masyarakat yang melihat orang utan di permukiman segera melapor untuk ditranslokasi ke habitatnya.

"Jika sudah dinyatakan sehat dan siap dilepasliarkan, maka nanti akan dibawa menuju SM Lamandau," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT