PALANGKA RAYA, iNews.id - Hujan dengan intensitas rendah mengguyur sejumlah wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2029) sore. Hujan sempat membantu mengurangi sejumlah titik api, tetapi intensitas yang rendah dan tidak merata belum mampu mengatasi karhutla secara menyeluruh.
Hujan turun setelah Palangka Raya dan sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah mengalami musim kemarau dalam beberapa bulan terakhir.
Kondisi tersebut disambut antusias warga yang berharap curah hujan dapat membantu mengurangi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Hujan ringan antara lain mengguyur kawasan Jalan Yos Sudarso dan Bundaran Besar Palangka Raya. Warga berharap hujan dapat memperbaiki kualitas udara yang sebelumnya terdampak kabut asap.
"Senang sekali, semoga dengan hujan ini kabut (asap) itu mulai hilang," kata salah satu warga Palangka Raya, Mutiara Mardani.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi mengatakan, hujan yang turun di sejumlah wilayah belum merata. Intensitas hujan juga masih rendah sehingga dampaknya terhadap karhutla masih terbatas.
Hujan memang dapat membantu mengurangi titik api, tetapi kondisi tersebut belum cukup untuk memadamkan seluruh kebakaran. Bahkan, hujan ringan yang turun tidak merata dapat membuat kabut asap semakin pekat.
"Ini tentunya berdampak pada berkurangnya titik api, namun hujan dengan intensitas rendah ini bisa berdampak menimbulkan kabut asap yang lebih tebal," ujar Heri.
Kondisi tersebut terjadi karena hujan belum cukup membasahi lahan secara menyeluruh. Titik api yang masih bertahan berpotensi menghasilkan asap, terutama ketika kondisi atmosfer belum sepenuhnya mendukung penyebaran asap.
Masyarakat berharap hujan kembali turun dengan durasi lebih panjang dan intensitas lebih tinggi. Curah hujan yang merata dinilai diperlukan untuk membantu membasahi lahan dan mengurangi titik api karhutla.
Dengan berkurangnya titik api, kabut asap diharapkan ikut menurun sehingga kualitas udara membaik. Warga pun dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait