SERUYAN, iNews.id - Tim penyelam Basarnas berhasil mengevakuasi jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo, korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat (AD) di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Jenazah Heri sebelumnya masih terjebak di dalam bangkai helikopter yang tenggelam dan tertimbun lumpur di dasar laut.
Proses evakuasi dilakukan setelah tim penyelam berhasil membalikkan badan helikopter yang sebelumnya tertimbun lumpur di dasar laut. Posisi bangkai helikopter tersebut sempat menyulitkan petugas untuk menjangkau korban yang masih terjebak di dalam kabin.
Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin yang memimpin langsung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Setiawan dan Gubernur Agustiar Sabran mengatakan, proses membalikkan badan helikopter bukan pekerjaan mudah.
"Alhamdulillah semuanya sudah ditemukan, dari delapan kru yang ditemukan, 5 selamat yang tiga meninggal dunia, dua kemarin sudah kita serahkan ke keluarga untuk dimakamkan dan tadi pagi yang terakhir Sertu Anumerta Heri akan dibawa ke Trenggalek," ujar Mayjen TNI Zainul Arifin.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait