Ratusan pasien ISPA membanjiri Puskesmas Ketapang, Sampit, Kotawaringin Timur, imbas kabut asap karhutla. (Foto: iNews)

SAMPIT, iNews.idKabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyelimuti kawasan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Imbas kejadian itu, jumlah pasien penderita Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) melonjak drastis. 

Data terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur, dalam kurun waktu satu minggu terakhir tercatat sebanyak 704 warga terserang ISPA. Angka ini melonjak tajam dengan penambahan 201 kasus dibandingkan pekan sebelumnya. 

Kepala Puskesmas Ketapang 1 Sampit, Miftahun Nisa mengungkapkan, dari total persebaran kasus di wilayah Kotim, jumlah pasien ISPA tertinggi yang datang berobat terkonsentrasi di wilayah Puskesmas Ketapang 1 beserta jaringan pelayanan kesehatannya, yaitu mencapai 272 pasien.

“Khusus untuk pasien yang datang dan menjalani perawatan langsung di gedung utama Puskesmas Ketapang 1 Kota Sampit, tercatat ada sebanyak 35 pasien,” katanya, Selasa (11/8/2026). 

Dia berharap, meskipun pekatnya kabut asap mulai menyelimuti Kota Sampit dan sekitarnya, angka penderita ISPA tidak melambung lebih tinggi lagi. 

Miftahun Nisa menjelaskan, jajarannya telah mengantisipasi dampak buruk asap Karhutla jauh sebelum kondisi memburuk.

"Sebelum kabut asap mulai pekat, kami sudah bergerak melakukan sejumlah langkah pencegahan. Mulai dari sosialisasi bahaya paparan kabut asap bagi kesehatan paru-paru hingga pembagian masker secara gratis kepada warga," ujar dia. 

Miftahun Nisa menambahkan, penyakit ISPA pada dasarnya bukan tergolong penyakit yang terlampau berat jika ditangani dengan cepat dan tepat. Pasien yang berobat umumnya dapat segera pulih setelah menjalani pengobatan medis.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network