Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih terus meluas seiring musim kemarau dan cuaca ekstrem. (Foto: iNews).

Menghadapi kondisi tersebut, BNPB telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalteng untuk memperkuat langkah penanganan. Selain melanjutkan operasi modifikasi cuaca, BNPB juga akan menambah armada helikopter water bombing agar pemadaman dari udara lebih efektif, terutama di kawasan yang sulit dijangkau tim darat.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengatakan penambahan helikopter diharapkan dapat mempercepat pengendalian karhutla sekaligus meminimalkan perluasan area yang terbakar.

"Yang sekarang ada untuk WB ada tiga pesawat, tadi pak gubernur meminta dan saya menyanggupi secara bertahap. Permintaan beliau ada tujuh, mungkin dalam satu minggu ini ada satu tambahan lagi WB," ujar Letjen TNI Surharyanto.

Di sisi lain, aparat kepolisian terus menyelidiki penyebab kebakaran lahan. Sebelumnya, Polres Pulang Pisau telah menetapkan delapan tersangka kasus pembakaran lahan di Desa Tumbang Nusa yang menghanguskan puluhan hektare lahan.

Pemerintah berharap penguatan operasi darat dan udara dapat mempercepat pengendalian karhutla di Kalimantan Tengah sehingga dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network