Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Foto: iNews).

Petugas Dalkarhutla Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah, Heri mengatakan, kondisi angin menjadi kendala utama dalam proses pemadaman karena mempercepat penyebaran api di lahan gambut yang kering.

"Sumber air aman, kendalanya cuma angin," ujar Heri di lokasi.

Meningkatnya jumlah kebakaran sejalan dengan berlangsungnya musim kemarau di Kalimantan Tengah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, sejak status siaga tanggap darurat karhutla diberlakukan pada 1 Juni hingga 26 Juli 2026, telah terjadi 109 kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Dari ratusan kejadian tersebut, total luas lahan yang terbakar telah mencapai lebih dari 54 hektare. Pemerintah mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan guna mencegah meluasnya kebakaran selama musim kemarau.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network