Upaya pemadaman juga dibantu para siswa SMAK Santo Aloysius bersama para suster pengajar. Mereka berjaga di sekitar lokasi dan berupaya mencegah api mendekati bangunan.
Pihak keuskupan menyebut terdapat empat titik kebakaran lahan di kawasan tersebut. Kondisi ini membuat siswa dan para suster pengajar khawatir karena api berpotensi menjalar ke area asrama serta bangunan lainnya.
"Kekhawatiran kami di sini karena takut kebakar asramanya karena kebakarannya pas di belakang asrama kami," kata suster pengajar SMAK Santo Aloysius, Tresia.
Pemadaman dilakukan secara bersama-sama hingga kobaran api berhasil dipadamkan. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali meluas dan mendekati asrama maupun bangunan lain di kawasan Keuskupan Palangka Raya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait