Kebakaran lahan gambut dan semak belukar di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, masih berlangsung hingga Kamis (6/8/2026) malam. (Foto: iNews).

Sementara itu, Wakil Komandan Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satkorlak Karhutla) Kabupaten Kotim, Rihel Magat mengatakan, dalam satu hari hingga Kamis malam tercatat terjadi kebakaran hutan dan lahan di 13 lokasi berbeda.

Dia menyampaikan, sepanjang Januari hingga Juli 2026 terdapat 854 titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Kotim. Luas lahan yang terbakar selama periode tersebut diperkirakan mencapai 333 hektare.

"Ada 13 titik, yang terbesar daerah Pandawa kemudian jumlah hot spot sampai hari ini mencapai lebih dari 854. Jumlah luasan yang terbakar lebih dari 333 hektare pada hari ini. Jadi ini paling besar dan dekat rumah penduduk," ujar Rihel.

Khusus kebakaran di sekitar Perumahan Pandawa, luas lahan gambut yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar empat hektare. 

Petugas gabungan terus melakukan pemadaman dari berbagai sisi untuk mencegah api meluas dan mengancam permukiman warga.

Hingga proses pemadaman berlangsung, petugas masih bersiaga di lokasi guna memastikan bara api benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran baru.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network