Dua satwa dilindungi, orang utan terpaksa ditembak bius petugas Tim Wildlife Rescue. Mereka ditembak agar bisa dievakuasi dari permukiman warga (Antara)
Antara

SERUYAN, iNews.id - Dua satwa dilindungi, orang utan terpaksa ditembak bius petugas Tim Wildlife Rescue. Mereka ditembak agar bisa dievakuasi dari permukiman warga Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Orang utan berhasil dievakuasi dari permukiman warga Desa Pembuang Hulu 2, Seruyan," kata Kepala Kantor BKSDA SKW II Pangkalan Bun, Dendi Sutiadi, Selasa (29/11/2022).

Dia menambahkan, kedua orang utan itu berjenis kelamin perempuan. Satu orang utan berusia 17 tahun dan satu lagi jantan berusia tiga bulan yang merupakan anaknya.

Sebelum melakukan penyelamatan, staf Seksi Pengelola Taman Nasional (SPTN) 1 Balai Taman Nasional Tanjung Puting Pembuang melaporkan jika ada warga yang melihat orang utan masuk ke kawasan permukiman.

"Awalnya, kami mendapat laporan warga bahwa ada individu orang utan sedang menggendong anaknya masuk Desa Pembuang Hulu," kata dia.

Dendi melanjutkan, laporan langsung diterima untuk selanjutnya tindaklanjuti hingga akhirnya dua individu orang utan itu berhasil dievakuasi.

"Tim berhasil mengamankan kedua individu orang utan tersebut setelah dilakukan tembak bius," kata Dendi.

Berdasarkan laporan tim di lapangan, hutan habitat orang utan di sekitar desa itu sudah tidak luas. Habitat orang utan dikelilingi kebun sawit, dan banyak pembukaan lahan sawit baru.

"Sehingga individu orang utan tersebut masuk desa dan pemukiman warga. Masyarakat yang sering melihat orang utan tersebut pun khawatir ada orang yang menembak atau melukai orang utan tersebut," katanya.

Kedua individu orang utan tersebut sempat diamankan di SKW II Pangkalan Bun untuk dilakukan pemeriksaan.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

BERITA TERKAIT