PALANGKA RAYA, iNews.id - Seekor kucing hutan betina berusia dua tahun memasuki permukiman warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kucing hutan tersebut terluka parah setelah berkelahi dengan kucing liar di kawasan permukiman.
Kondisinya yang lemah, hewan langka dilindungi tersebut kemudian dibawa relawan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk diobati.
Melihat kondisi luka yang sudah mengalami infeksi dan ada pembusukan, petugas BKSDA memprediksi kecil kemungkinan hewan tersebut bisa bertahan hidup. Namun upaya untuk menyelamatkan tetap dilakukan.
"Mungkin karena lukanya sudah berapa hari, tidak makan juga dia," ujar staf Konservasi Keanekaragaman Hayati BKSDA Kalteng Abdul Karim, Senin (24/10/2022).
Menurutnya, sementara waktu kucing hutan yang memiliki tingkat stress tinggi tersebut akan ditampung di kandang transit BKSDA Kalteng sambil menunggu dokter hewan untuk mengobati lukanya.
"Ini hewan salah satu yang dilindungi di Kalimantan Tengah," ucapnya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait