Polisi saat melakukan olah TKP pembunuhan pasutri yang tewas di rumahnya. (Foto/Ade Sata/iNews)
Ade Sata

PALANGKA RAYA, iNews.id - Polisi telah memeriksa 10 saksi terkait pembunuhan pasangan suami-istri (pasutri) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Dua orang di antaranya dicurigai terlibat pembunuhan Ahmad Yendianor (46) dan istrinya Fatmawati (45).

Para saksi yang diperiksa adalah keluarga, tetangga, dan rekan korban yang sering datang. Polisi juga memeriksa anak korban yang selamat dari pembunuhan yang terjadi pada Jumat (23/9/2022) malam.  

"Selain memeriksa saksi juga mendalami peran dua orang yang dicurigai terlibat dalam pembunuhan," kata Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Ronny M Nababan, Selasa (27/9/2022).

Namun dia tidak mengungkap identitas dua orang yang dicurigai tersebut. Untuk mengungkap pelaku pembunuhan, Polresta Palangka Raya mendapat bantuan Direskrimum Polda Kalteng.

Diduga pembunuhan tersebut tidak bermotif pencurian atau perampokan. Sebab, tidak ada barang berharga milik korban yang hilang. 

Selain itu, tetangga korban tak mendengar suara apa pun saat pembunuhan itu terjadi.

Diberitakan sebelumnya, pasutri Ahmad Yendianor dan Fatmawati ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya Jalan Cempaka Kota Palangka Raya.

Keduanya ditemukan di tempat berbeda di rumah mereka dalam keadaan penuh luka di sekujur tubuh. Peristiwa itu diketahui warga setelah anak mereka berteriak dan melapor ke warga.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT