Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat memantau pengerjaan jalan di wilayah Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: dok Pemprov Kalteng)

Data dari Pemprov Kalteng mencatat, sebanyak 15 ruas jalan telah mendapatkan penanganan pemeliharaan dan perbaikan di berbagai wilayah. Dari total tersebut, sebanyak 10 ruas menjalani pemeliharaan rutin, sementara 5 ruas lainnya mendapat penanganan khusus berupa perbaikan kerusakan dan penambalan lubang.

Beberapa ruas prioritas yang ditangani antara lain Pangkoh–Bahaur, Palangka Raya–Kuala Kurun yang merupakan jalur vital, Ujung Pandaran–Kuala Pembuang, serta Pasar Panas–Bentot di wilayah Barito Timur. Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada ruas Tahai–Balanti hingga Gadabung–Terusan di Kabupaten Kapuas.

Upaya ini membuahkan hasil signifikan, di mana sebanyak 2.351 lubang jalan telah berhasil ditutup. Tidak hanya itu, pemeliharaan juga mencakup pembersihan bahu jalan melalui pemotongan rumput yang telah terealisasi sepanjang 1.651,39 kilometer.

Secara keseluruhan, panjang jalan di provinsi ini mencapai 17.931,4 kilometer. Rinciannya meliputi jalan nasional sepanjang 2.084,29 kilometer dengan tingkat kemantapan 82,30 persen, jalan provinsi sepanjang 1.275,60 kilometer dengan kemantapan sekitar 87 persen, serta jalan kabupaten/kota sepanjang 14.565,03 kilometer dengan kondisi mantap 38,44 persen.

Pemerintah daerah menyatakan bahwa peningkatan kemantapan jalan menjadi prioritas utama guna mendukung konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah. Program pemeliharaan rutin dan perbaikan akan terus dilanjutkan secara bertahap sepanjang 2026.


Editor : Rizqa Leony Putri

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network