Bayi bekantan yang terpisah dari induknya gegara kabut asap karhutla ditemukan jatuh dari pohon di Kotawaringin Timur, Kalteng. (Foto: iNews TV)

SAMPIT, iNews.id – Seekor bayi bekantan ditemukan terpisah dari induknya akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Bagendang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. 

Satwa endemik Kalimantan yang dilindungi tersebut ditemukan petugas Satgas Karhutla usai terjatuh dari atas pohon saat proses pemadaman berlangsung. 

Tim Satgas bersama Komunitas Pecinta Reptil Sampit langsung mengevakuasi primata berhidung panjang tersebut menuju dokter hewan guna penanganan medis. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh dokter hewan, primata bernama latin Nasalis larvatus tersebut dinyatakan dalam kondisi relatif sehat meski mengalami luka gores ringan di bagian tangan kanan. 

Satwa dilindungi ini diperkirakan baru berusia tiga hingga empat bulan dengan bobot sekitar satu kilogram. 

"Kondisinya sehat walau ada luka gores di tangan kanan. Bayi bekantan ini kita berikan asupan nutrisi yang cukup dan tidak perlu obat khusus. Proses penyerahan ke BKSDA masih menunggu masa perawatan selesai," ujar drh M Rusdiansyah, Rabu (7/10/2026). 

Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit mengonfirmasi bahwa penyerahan resmi satwa belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena primata tersebut masih memerlukan perawatan intensif hingga pulih total. 

"Proses serah terima belum bisa dilakukan sekarang karena anak bekantan ini masih dalam tahap penyembuhan dan perawatan," kata Kepala BKSDA Pos Sampit, Muriansyah.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network