Polisi saat melakukan olah TKP tewasnya pasutri di palangka raya. (Foto: Ade Sata/iNews)
Ade Sata

PALANGKA RAYA, iNews.id - Polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan pasangan suami istri Ahmad Yendianor (46), dan Fatnawati (45) yang ditemukan tewas di rumahnya Jalan Cempaka, Gang Kamboja, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), pada Jumat (23/9/2022) malam. Dalam kasus ini polisi telah memeriksa 10 orang saksi.

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Kompol Ronny M Nababan mengatakan, 10 orang saksi yang diperiksa di antaranya keluarga korban termasuk anak perempuannya yang selamat sebagai saksi kunci, serta beberapa orang tetangga dan rekan korban yang sering main ke rumahnya.
 
"Selain memeriksa saksi, kami juga mendalami peran dua orang yang dicurigai terlibat dalam pembunuhan tersebut," katanya.

Untuk mengungkap siapa pelaku pembunuh pasutri ini, Polresta Palangka Raya dibantu Direskrimum Polda Kalteng. 

"Sejak awal tim gabungan kami terjunkan untuk menyelidiki kasus pembunuhan suami istri itu guna membantu anggota Polresta Palangka Raya dalam mengungkap kasus tersebut," kata Ditreskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Faisal F Napitupulu. 
 
Seperti diketahui, warga di Jalan Cempaka, Gang Kamboja, Kota Palangka Raya, Kalteng dihebohkan dengan ditemukannya pasutri tewas di rumahnya,Jumat (23/9/2022) malam. Kedua korban ditemukan tewas di kamar berbeda.   

Sementara anak perempuan korban yang sempat melihat pelaku berhasil melarikan diri dari pintu belakang. 
 
Dari hasil penyelidikan petugas, tidak ada barang berharga milik korban yang hilang, sementara saat kejadian, tetangga korban tidak mendengar suara apapun saat peristiwa pembunuhan terjadi.


Editor : Candra Setia Budi

BERITA TERKAIT