Namun, untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya, jasad pria tersebut dibawa petugas ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSDUD) dokter Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dilakukan visum.
"Sebelum berangkat ke sekolah pagi hari, ayah masih dalam kondisi baik-baik saja dan tidur dengan pulas," kata anak korban bernama Fery Butar-butar.
Namun, pada siang hari, dia mendapat kabar bahwa sang ayah telah meninggal dunia.
Diduga lansia yang hanya tinggal bersama anaknya tersebut meninggal dunia karena sakit paru-paru dan menurut pihak keluarga sebelumnya korban juga telah divonis dokter mengidap penyakit Tuberkulosis (TBC).
Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait