Fahrizal menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal Menhut terjadi karena adanya rapat koordinasi mendesak di Pangkalan Bun serta keharusan untuk segera kembali ke Palangka Raya demi menyambut kunjungan kerja pejabat pusat pada Jumat (16/10/2026).
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait