get app
inews
Aa Text
Read Next : Palangka Raya Dikepung Asap Imbas Karhutla, Petugas Berjibaku Lawan Api

Kebakaran Lahan Gambut di Palangka Raya, Petugas Berjibaku Padamkan Api selama 2 Hari

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:59:00 WIB
Kebakaran Lahan Gambut di Palangka Raya, Petugas Berjibaku Padamkan Api selama 2 Hari
Petugas gabungan berjibaku memadamkan lahan gambut Palangka Raya yang terbakar lebih dari dua hektare di Kecamatan Jekan Raya, Kalimantan Tengah. (Foto: iNews TV)

PALANGKARAYA, iNews.id - Lahan gambut Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terbakar lebih dari 2 hektare di Kecamatan Jekan Raya. Cuaca panas terik disertai embusan angin membuat api cepat membesar dan menjalar hingga melalap semak belukar serta pepohonan di area yang terbakar.

Kebakaran terjadi di areal lahan gambut. Kondisi di lapangan membuat tim gabungan harus bekerja ekstra untuk mengendalikan api agar tidak meluas selama 2 hari.

Tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, BPBD, serta sejumlah relawan langsung menuju lokasi. Mereka melakukan upaya pemadaman sejak titik api terpantau.

Kendala utama di lapangan adalah minimnya sumber air. Selain itu, akses menuju titik api juga sulit sehingga petugas sempat kewalahan.

Petugas bahkan harus menarik selang air sepanjang ratusan meter dari sumber air menuju titik kebakaran. Upaya itu dilakukan agar suplai air tetap tersedia selama proses pemadaman.

Danru Dalkarhutla Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah Bagus mengatakan, proses pemadaman berlangsung selama 2 hari. Dia menyebut lapisan gambut yang terbakar cukup dalam sehingga penanganannya memerlukan waktu lebih lama.

"Petugas harus menyemprotkan air dengan volume besar hingga ke dalam tanah. Langkah ini dilakukan agar api tidak kembali membawa dan memicu kebakaran ulang," ujarnya, Selasa (27/1/2026).

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut