Kronologi Tenggelamnya KM Ladang Pertiwi di Selat Makassar, Mati Mesin lalu Dihantam Ombak
MAKASSAR, iNews.id – Kronologi tenggelamnya kapal motor (KM) Ladang Pertiwi yang membawa 43 penumpang di Selat Makassar diungkapkan salah satu korban selamat. Kapal tersebut tenggelam setelah dikabarkan hilang kontak sejak Jumat (26/5/2022) lalu.
Salah satu korban selamat, Irwan (32) menuturkan, KM Ladang Pertiwi yang ditumpanginya saat itu membawa 43 penumpang. Kapal tersebut mulai berangkat dari pelabuhan Paotere Makassar menuju Desa Pammas, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (24/5/2022).
“Saat kapal bertolak dari pelabuhan Paotere Makassar menuju Masalemba, namun pas jam 11 siang, kapal tersebut dihantam ombak setinggi 2 sampai 3 meter. Setelah itu, mesin kapal tiba-tiba mati,” katanya, Minggu (29/5/2022).
Dia kemudian berinisiatif membantu ABK dengan harapan mesin kapal kembali menyala. Namun mesin kapal tidak kunjung menyala hingga ombak terus menghantam kapal tersebut.
"Saya berusaha membantu abk untuk memperbaiki mesik, agar mesin cepat kembali bunyi lalu cepat berangkat, tapi sayangnya tidak bisa bunyi meskipun sudah berupaya memperbaikinya, justru ombak yang menghantam sampai kapal oleng," kata Irwan.
Saat kapal mulai tenggelam, semua penumpang lari keluar, termasuk dirinya. Saat diluar lambung kapal, Ia membantu penumpang lainnya untuk mengambil gabus, karena ada yang berteriak meminta gabus.
“Sementara ibu dan adik saya, kata Irwan, saya suruh loncat dari atas kapal, sembari memberikan jirigen kepada keduanya, sembari ia menolong penumpang lainnya untuk diberikan gabus sebagai pelampung," katanya.
Irwan mengaku jika yang menyelamatkan dirinya dan ke 9 penumpang kapal motor Ladang Pertiwi 2, ialah kapal tugboat asal Banjarmasin Kalimantan Selatan yang hendak menuju Morowali.
10 penumpang yang dirawat di Puskesmas Sanrobone, Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, kini dijemput oleh Wakil Bupati Pangkep. Dari ke 10 korban yang diselamatkan kapal tugboat Mex 05 dan Cipta 2002 itu, 4 di antaranya perempuan dan enam laki-laki.
Diketahui, Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi yang memuat 43 penumpang tenggelam di Selat Makassar pada Kamis (26/5/2022) sekitar pukul 03.30 Wita. Namun, informasi tenggelamnya kapal tersebut baru diketahui Basarnas pada Sabtu (28/5/2022).
Dari 43 penumpang, 17 di antaranya sudah ditemukan selamat. Sementara 26 orang lainnya masih dalam pencarian.
Kapal tersebut kehabisan bahan bakar di tengah cuaca buruk.
Kepala Basarnas Sulsel Djunaidi mengatakan, kapal tersebut tenggelam pada Kamis (26/5/2022) pukul 03.30 WITA. Namun Basarnas Makassar baru menerima informasi pada Sabtu (28/5/2022).
Editor: Kastolani Marzuki