Pemprov Kalteng Genjot Perbaikan Jalan, Prioritaskan Kenyamanan dan Keselamatan Warga
PALANGKA RAYA, iNews.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan melalui program pemeliharaan rutin yang dilakukan sepanjang Maret 2026. Kegiatan ini mencakup berbagai ruas strategis di sejumlah kabupaten, mulai dari perbaikan, penambalan aspal, hingga penanganan jalan rusak dan berlubang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan akses transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Pemeliharaan jalan provinsi terus kami lakukan secara bertahap di berbagai wilayah. Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Senin (30/3/2026).
Beberapa ruas jalan yang menjadi fokus pemeliharaan antara lain Sampit–Samuda–Ujung Pandaran di Kabupaten Kotawaringin Timur, Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama di Kabupaten Kotawaringin Barat, hingga penanganan jalan berlubang di ruas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama–Riam Durian.
Selain itu, pemeliharaan juga dilakukan di wilayah Gunung Mas pada ruas Bawan–Kuala Kurun, serta di Kabupaten Seruyan pada ruas Sukorejo–Tumbang Bai. Di Kabupaten Kapuas, pemerintah turut menggandeng pihak swasta untuk mendukung percepatan perbaikan jalan. Rangga menambahkan, sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak menjadi kunci dalam memastikan seluruh ruas jalan provinsi dapat terjaga dengan baik dan berkelanjutan.
“Dengan adanya pemeliharaan rutin ini, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Data dari Pemprov Kalteng mencatat, sebanyak 15 ruas jalan telah mendapatkan penanganan pemeliharaan dan perbaikan di berbagai wilayah. Dari total tersebut, sebanyak 10 ruas menjalani pemeliharaan rutin, sementara 5 ruas lainnya mendapat penanganan khusus berupa perbaikan kerusakan dan penambalan lubang.
Beberapa ruas prioritas yang ditangani antara lain Pangkoh–Bahaur, Palangka Raya–Kuala Kurun yang merupakan jalur vital, Ujung Pandaran–Kuala Pembuang, serta Pasar Panas–Bentot di wilayah Barito Timur. Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada ruas Tahai–Balanti hingga Gadabung–Terusan di Kabupaten Kapuas.
Upaya ini membuahkan hasil signifikan, di mana sebanyak 2.351 lubang jalan telah berhasil ditutup. Tidak hanya itu, pemeliharaan juga mencakup pembersihan bahu jalan melalui pemotongan rumput yang telah terealisasi sepanjang 1.651,39 kilometer.
Secara keseluruhan, panjang jalan di provinsi ini mencapai 17.931,4 kilometer. Rinciannya meliputi jalan nasional sepanjang 2.084,29 kilometer dengan tingkat kemantapan 82,30 persen, jalan provinsi sepanjang 1.275,60 kilometer dengan kemantapan sekitar 87 persen, serta jalan kabupaten/kota sepanjang 14.565,03 kilometer dengan kondisi mantap 38,44 persen.
Pemerintah daerah menyatakan bahwa peningkatan kemantapan jalan menjadi prioritas utama guna mendukung konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah. Program pemeliharaan rutin dan perbaikan akan terus dilanjutkan secara bertahap sepanjang 2026.
Editor: Rizqa Leony Putri