Salah satu lukisan maestro Indonesia. (Foto: Ist)

3. Barli Sasmitawinata

Barli Sasmitawinata merupakan seniman lukis Indonesia. Ia dikenal sebagai pelukis yang berkontribusi dalam pendidikan seni rupa di Indonesia. 

Barli memulai belajar seni pada 1935. Ia belajar melukis di studio milik Jos Pluimentz di Bandung. Selain itu, Barli pernah belajar hingga ke luar negeri. 

Ia juga tergabung dalam Kelompok Lima Bandung, yakni kelompok yang terdiri dari lima maestro pelukis Indonesia.

Di bawah bimbingan Jos Pluimentz, Barli mempelajari beragam teknik melukis. Salah satunya, realis atau naturalis. 

Selain belajar dengan Pluimentz, Barli sempat berguru kepada seniman asal Italia, Luigi Nobili. Pada 1992, Museum Barli didirikan untuk memamerkan karya-karyanya. 

Bukan hanya di Tanah Air, banyak juga karyanya yang sudah dipamerkan di luar negeri.

4. Basuki Abdullah

Basuki Abdullah lahir di Surakarta, 27 Januari 1915. Bakat mekukisnya terwarisi dari sang ayah, Abdullah Suryosubroto. Sejak usia 4 tahun, ia sudah mulai menggambar tokoh terkenal seperti Mahatma Gandhi hingga Rabindranath Tagore. 

Sebagai pelukis, Basuki mempunyai aliran realis dan naturalis. Pada 1939, Basuki melakukan perjalanan keliling Indonesia dengan membawa karya lukisannya. Pengabdian Basuki Abdullah dalam seni lukis terlihat saat mendapat panggilan melukis raja, kepala negara.

Maestro pelukis ini juga beberapa kali memamerkan karyanya di mancanegara. Sebut saja, pameran di Singapura pada 1951 dan pameran di Thailand pada 1960. 

Salah satu karya Basuki Abdullah yang dianggap fenomenal adalah Lukisan Nyi Roro Kidul. Lukisan tersebut tersimpan di Hotel Inna Samudera di kamar 308, Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Basuki Abdullah meninggal dunia pada 5 November 1993.


Editor : Candra Setia Budi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network