“Kita harus bekerja sampai tuntas. Setelah api padam, jangan langsung ditinggalkan. Pastikan lokasinya aman, sumber air tersedia, dan lakukan pemantauan secara berkelanjutan,” ucapnya.
Penguatan penanganan juga mendapat dukungan pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya merespons kondisi karhutla Kalteng dengan menambah tiga unit helikopter water bombing dan 200 pompa air.
“Dengan tambahan personel, sumber air, peralatan pemadaman, patroli, pembasahan gambut, serta TMC, penanganan karhutla di Kalteng diarahkan tidak hanya untuk memadamkan api, tetapi juga memutus peluang kebakaran kembali terjadi,” ujarnya.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait