Polda Kalteng saat rilis pengungkapan kasus penimbunan BBM bersubsidi dengan tiga pelaku di Kecamatan Parengean, Kabupaten Kotawaringin Timur. (ANTARA/Humas Polda Kalteng)
Antara

PALANGKA RAYA, iNews.id - Polisi menangkap tiga terduga pelaku penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar bersubsidi di Kalimantan Tengah. Mereka ditangkap anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro mengatakan, polisi menggagalkan penyalahgunaan niaga bahan bakar jenis bio solar yang disubsidi pemerintah di Jalan Kalikasa Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Tiga terduga pelaku dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi untuk kepentingan pribadi yang merugikan negara diamankan petugas," ujarnya, Selasa (30/8/2022).

Direskrimsus Polda Kalteng Kombes Pol Kaswandi Irwan menambahkan, identitas terduga pelaku berinisial MD (34) berperan sebagai penimbun BBM bersubsidi. Kemudian MY (35) selaku operator SPBU dan HR (40) pengawas SPBU.

"Dari kasus ini diamankan barang bukti berupa 21 jeriken berisi masing-masing 32 liter BBM bersubsidi jenis bio solar dengan total sebanyak 756 liter. Kemudian satu unit minibus serta uang tunai Rp8,3 juta," kata perwira lulusan Akpol 1998 tersebut.

Kaswandi menambahkan, dari perkara ini, ketiga terduga pelaku penimbun BBM subsidi juga dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Energi dan Sumber Daya Mineral.

"Terkait ancaman kurungan penjara terhadap ketiganya paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar," ucapnya.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT