F, pelaku pembunuh pasutri di Palangka Raya saat diamankan polisi. (Foto: Antara)
Ade Sata

PALANGKA RAYA, iNews.id - Setelah menangkap F (26), pelaku yang membunuh pasangan suami (Pasutri) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, fakta baru pun terungkap. Tenyata, motif pelaku melakukan aksinya karena dendam dan sakit hati kepada pasutri tersebut.

Diketahui, kedua korban yakni Ahmad Yendi Noor (46), dan Fatmawati (45). Peristiwa pembunuhan itu terjadi di rumah mereka di Jalan Cempaka, Kota Palangka Raya, Jumat (23/9/2022) malam. 

"Pelaku nekad menghabisi nyawa pasutri ini karena sakit hati sering dijanjikan pekerjaan tak kunjung ada, serta dendam sering dibuli dan dua ponsel pelaku digadaikan tanpa diganti oleh korban," kata Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa.

Dari hasil pemeriksaan dan peyelidikan, kata dia, pelaku merupakan teman akrab korban sejak tahun 2016 silam.

"Saat melakukan pembunuhan, pelaku memberanikan diri dengan meminum sepuluh butir obat batuk dicampur alkohol," ungkapnya.  

Setelah membunuh korban, pelaku lalu kabur melewati pintu belakang rumah serta membuang senjata tajam di sungai di Jalan Seth Adji Palangka Raya.
 
Pelaku, sambungnya, diringkus di rumahnya di Jalan Strawberi Palangka Raya pada Sabtu (8/10/2022).

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti sebilah senjata tajam dan sepeda motor yang digunakan menuju ke lokasi kejadian.

Saat ini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku sudah ditahan di Polresta Palangka Raya.

"Pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman pidana hukuman mati atau hukuman pidana penjara seumur hidup atau dua puluh tahun penjara," tegasnya.


Editor : Candra Setia Budi

BERITA TERKAIT