Belasan Sapi Bali dan Limosin di Kobar Positif PMK, Dikarantina Cegah Penularan Meluas

Sigit Dzakwan Pamungkas · Sabtu, 14 Mei 2022 - 12:17:00 WIB
Belasan Sapi Bali dan Limosin di Kobar Positif PMK, Dikarantina Cegah Penularan Meluas
Belasan sapi bali dan sapi Limosin di Kotawaringin Baru positif terjangkit penyakit mulut dan kuku. (PMK). (Foto: ANTARA)

KOTAWARINGIN BARAT, iNews.id - Sebanyak 11 dari 20 ekor sapi yang menjalani pemeriksaan darah di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah positif terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Belasan sapi tersebut kini menjalani karantina agar tak menular ke hewan ternak lainnya.

"Ada sebelas ekor sapi yang positif PMK. Jenisnya sapi bali dan limosin," kata Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kobar, Haryo Prabowo, Jumat (13/5/2022).

Menurut Haryo, sebelas ekor sapi itu milik masyarakat di Kelurahan Baru dan Kelurahan Sidorejo di Kecamatan Arut Selatan. Sapi tersebut didatangkan dari Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan daging saat Idul Fitri lalu.

"Sapi tersebut didatangkan dari Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan daging saat Idul Fitri kemarin," katanya.

Selain dikarantina, belasan sapi tersebut juga menjalani pengobatan agar virus PMK yang menjangkiti tubuhnya tidak menginfeksi hewan lainnya.

Haryo mengatakan, Balai Veteriner telah melakukan lockdown di peternakan sapi yang positif terjangkit PMK. Disinfeksi juga dilakukan di peternakan itu.

"Virus PMK ini tidak menyebar ke manusia. Namun mengancam ke ternak yang ada di sekitarnya," ujarnya.

Haryo menuturkan, ada sekitar 20.000 hewan ternak di Kobar. Selain milik masyarakat juga ada PT CBI yang merupakan perusahaan pengembangan hewan ternak.

"Kami telah mendirikan pos pengaduan bagi peternak yang menemukan gejala dari PMK itu sendiri,"

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: