get app
inews
Aa Text
Read Next : Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

Direktur PT AKT dan Kepala KSOP jadi Tersangka Tambang Ilegal Kalteng, Ini Perannya

Jumat, 24 April 2026 - 20:58:00 WIB
Direktur PT AKT dan Kepala KSOP jadi Tersangka Tambang Ilegal Kalteng, Ini Perannya
Dirdik Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman (foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tiga tersangka kasus korupsi pengelolaan tambang ilegal di Murung Raya, Kalimantan Tengah

Ketiga tersangka skandal tambang ilegal milik taipan Samin Tan pada periode 2016-2025 yakni, Handry Sulfian, Bagus Jaya Wardhana, dan Helmi Zaidan Mauludin. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari kasus PT Amin Koalindo Tuhup (AKT). 

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman, mengungkapkan salah satu tersangka, Handry Sulfian, merupakan pejabat publik. Handry menjabat sebagai Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Rangga Ilung, Kalimantan Tengah. 

Handry diduga menyalahgunakan kewenangannya dengan menerbitkan surat persetujuan berlayar bagi PT MCM dan perusahaan afiliasi lainnya. Padahal, ia mengetahui dokumen yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan tersebut tidak sah atau ilegal. 

Tersangka kedua, Bagus Jaya Wardhana selaku Direktur PT AKT, diduga bekerja sama langsung dengan Samin Tan untuk menjalankan aktivitas penambangan dan penjualan batu bara tanpa izin resmi.

"Mereka menggunakan dokumen beberapa perusahaan lain secara melawan hukum untuk melakukan penambangan batu bara dan melakukan ekspor," ujar Syarief Sulaeman di Jakarta, Kamis (23/4/2026). 

Sementara itu, tersangka Helmi Zaidan Mauludin selaku General Manager PT OOWL Indonesia, berperan dalam memanipulasi dokumen Certificate of Analysis (COA) atau hasil uji laboratorium. Helmi mencantumkan asal-usul batu bara seolah-olah berasal dari perusahaan berizin resmi, padahal bersumber dari tambang ilegal PT AKT.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut