Mengenal Proses Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Seksual
JAKARTA, iNews.id - Mengenal proses perkembangbiakan tumbuhan secara seksual. Berkembang biak atau proses reproduksi adalah salah satu ciri makhluk hidup dalam meneruskan keturunan.
Tumbuhan berkembangbiak dengan dua cara yaitu secara seksual dan aseksual. Perkembangbiakan tumbuhan secara seksual juga disebut perkembangbiakan generatif dilakukan melalui perkawinan antara jantan dan betina atau pembuahan.
Perkembangbiakan pada tumbuhan yang dilakukan secara generatif melibatkan organ reproduksi tumbuhan, seperti serbuk sari (modifikasi dari sel sperma) dan kepala putik (modifikasi dari sel telur). Kedua sel kelamin tersebut akan menyatu untuk membentuk biji.
Reproduksi secara generatif umumnya terjadi pada tumbuhan berbiji (Spermatophyta), baik yang berbiji tertutup (Angiospermae) maupun berbiji terbuka (Gymnospermae).
Proses reproduksi pada tumbuhan ini terjadi melalui beberapa hal, antara lain:
1. Konjugasi: proses peleburan dua sel kelamin yang tidak bisa dibedakan jenis kelaminnya, contoh: Spirogyra.
2. Isogami: jika dua sel kelamin jantan dan beda memiliki ukuran sama (terjadi pada tumbuhan alga).
3. Anisogami/ heterogami: terjadi ketika dua sel kelamin jantan dan betina yang berbeda ukuran dengan sifat motil atau bisa bergerak.
4. Oogami: apabila sel kelamin jantan bergerak sementara sel kelamin betina diam namun memiliki ukuran lebih besar. Biasanya terjadi pada tanaman berbunga atau disebut Angiospermae.
Perkembangbiakan seksual tumbuhan tingkat tinggi dimulai dengan penyerbukan. Penyerbukan adalah proses jatuhnya serbuk sari atau menempel pada kepala putik tanaman.
Perkembangbiakan seksual tumbuhan tingkat tinggi biasanya terjadi pada tumbuhan berbiji. Butir-butir serbuk sari akan masuk ke bakal biji hingga terjadi proses pembuahan. Pembuahan adalah proses meleburnya sel jantan atau serbuk sari dengan sel betina atau kepala putik. Setelah selesai proses penyerbukan maka akan menghasilkan bakal buah.
Penyerbukan dapat terjadi melalui perantara maupun tanpa perantara. Penyerbukan karena adanya perantara dibantu oleh hewan, angin, air, atau manusia.
1. Hewan yang dapat membantu penyerbukan, seperti kupu-kupu, kelelawar, burung, lebah, dan kumbang. Contoh tumbuhan yang diserbuki oleh hewan antara lain bunga melati, mawar, durian, dan kembang sepatu.
2. Angin juga dapat membantu proses penyerbukan dengan tiupan angin yang membuat serbuk sari mengenai kepala putik. Tumbuhan yang proses penyerbukannya dapat dibantu oleh angin adalah jagung, gandum, dan padi.
3. Air juga dapat membantu dalam proses penyerbukan tumbuhan. Dalam hal ini, yang dapat dibantu oleh air adalah tumbuhan yang berada di dalam air seperti ganggang maupun hydrilla.
4. Manusia juga dapat menjadi perantara penyerbukan tumbuhan seperti pohon salak dan vanili.
Selain itu, ada beberapa cara dalam proses penyerbukannya. Berikut adalah cara dalam penyerbukan perkembangbiakan generatif pada tumbuhan.
Editor: Komaruddin Bagja