Tekan Inflasi, Pemprov Kalteng Berikan Subsidi 2.500 Paket Sembako di Gelaran Pasar Murah

Anindita Trinoviana ยท Minggu, 25 September 2022 - 21:42:00 WIB
Tekan Inflasi, Pemprov Kalteng Berikan Subsidi 2.500 Paket Sembako di Gelaran Pasar Murah
Gubernur Sugianto Sabran berikan subsidi 1000 paket sembako. (Foto: dok Pemprov Kalteng)

SAMPIT, iNews.id – Pemerintah pusat dan pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan menyiapkan anggaran untuk kegiatan-kegiatan yang dapat meredam lonjakan inflasi. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) di pasaran dan menekan laju inflasi daerah. 

Salah satu bentuk kegiatan tersebut dilakukan Pemprov Kalteng bersama Pemerintah Kabupaten/Kota dengan menggelar kegiatan Pasar Murah dan Pasar Penyeimbang yang dilaksanakan di Kabupaten/Kota se-Kalteng. Di mana, salah satu tujuannya adalah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah atau kurang mampu.

Tantangan pengendalian inflasi saat ini, selain masih dalam kondisi pandemi Covid-19 serta pelonggaran protokol kesehatan oleh pemerintah, juga kebijakan pemerintah dalam kenaikan harga BBM yang mendorong peningkatan harga beberapa komoditas karena naiknya biaya distribusi barang, khususnya Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting).

Hal itu dikemukakan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat membuka Pasar Penyeimbang dan Pasar Murah dalam menekan laju inflasi, di Kecamatan Baamang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (25/9/2022).

“Dari sisi pergerakan harga, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Kalteng pada bulan Bulan Agustus tercatat sebesar 6,94 persen, angka ini jauh berada di atas angka inflasi nasional sebesar 4,69 persen (yoy). Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi pada Agustus 2022 antara lain angkutan udara, bawang merah, beras, ikan tongkol atau ikan ambu-ambu, ikan nila, tomat, bahan bakar rumah tangga, pasir, cabai rawit, dan udang basah,” ucap Gubernur.

Gubernur berharap, kepada seluruh anggota TPID untuk memberi perhatian lebih pada upaya menjaga dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi Kalteng.

“Insya Allah kami yakin, dengan partisipasi aktif seluruh stakeholder dapat memberikan hasil yang nyata dan apa yang menjadi upaya bersama ini dapat menekan harga di pasaran menjadi lebih stabil yang pada akhirnya inflasi kita menjadi terkendali,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Nuryakin, selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng dalam laporan tertulisnya mengatakan Pemprov Kalteng menyediakan 2.500 paket sembako yang akan disalurkan serentak di tiga lokasi di Kota Sampit yaitu, di Kantor Kecamatan Baamang sebanyak 1.000 paket, di Pasar Karang Intan sebanyak 1.000 paket dan di Kantor Kelurahan Mentaya seberang, Kecamatan Seranau sebanyak 500 paket. 

Editor : Anindita Trinoviana

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: