Terendam Banjir Parah, Jalur Trans Kalimantan Ditutup Cegah Kecelakaan
PALANGKA RAYA, iNews.id – Banjir parah di Jalur Trans Kalimantan yang menghubungkan Kota Palangka Raya dengan Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah membuat polisi memberlakukan penutupan jalan pada malam hari.
Upaya itu untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan kejadian tidak diinginkan lainnya lantaran kondisi jalan yang rusak, berlubang dan terendam banjir.
Ketinggin air di jalur Trans Kalimantan khususnya di sepanjang Desa Bukit Rawi bahkan sangat tinggi, sehingga menyulitkan semua jenis kendaraan.
Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Kismanto Eko Saputro mengatakan, selain jalur trans kalimantan arah Palangka Raya menuju Desa Bukit Rawi terendam banjir, jalur Kabupaten Katingan menuju Kabupaten Kotawaringin Timur juga terendam banjir yang cukup tinggi.
"Saya sampaikan kepada masyarakat yang melintas di Jalur Desa Bukit Rawi dan Kabupaten Katingan tepatnya di wilayah Kereng Pangi agar selalu jaga keselamatan karena banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan cukup mengganggu perjalanan warga yang melintas," katanya, Minggu (14/11/2021).
Dia menuturkan, imbauan tersebut disampaikan karena ada sejumlah lubang yang berdiameter kecil hingga besar mulai terlihat di lokasi, ditambah dengan aspal yang kembali rusak.
Maka dari itu, para pengendara selain waspada juga disarankan untuk mengurai kecepatan kendaraannya ketika melintas di wilayah yang tergenang akibat banjir.
Editor: Kastolani Marzuki