Hujan memang dapat membantu mengurangi titik api, tetapi kondisi tersebut belum cukup untuk memadamkan seluruh kebakaran. Bahkan, hujan ringan yang turun tidak merata dapat membuat kabut asap semakin pekat.
"Ini tentunya berdampak pada berkurangnya titik api, namun hujan dengan intensitas rendah ini bisa berdampak menimbulkan kabut asap yang lebih tebal," ujar Heri.
Kondisi tersebut terjadi karena hujan belum cukup membasahi lahan secara menyeluruh. Titik api yang masih bertahan berpotensi menghasilkan asap, terutama ketika kondisi atmosfer belum sepenuhnya mendukung penyebaran asap.
Masyarakat berharap hujan kembali turun dengan durasi lebih panjang dan intensitas lebih tinggi. Curah hujan yang merata dinilai diperlukan untuk membantu membasahi lahan dan mengurangi titik api karhutla.
Dengan berkurangnya titik api, kabut asap diharapkan ikut menurun sehingga kualitas udara membaik. Warga pun dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait