Gubernur Kalteng Lakukan Pemancangan Tiang Perdana Pembangunan RSUD Wilayah Barat
Maka, dengan dibangunnya RSUD milik pemerintah provinsi di wilayah barat akan membantu mengurai masalah pelayanan kesehatan yang dihadapi.
Di tempat yang sama, sebagai tuan rumah, Bupati Seruyan Yulhaidir menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Kalteng yang telah menginisiasi pembangunan RSUD Provinsi Kalimantan Tengah di wilayah barat.
“Dimulainya pembangunan rumah sakit umum daerah ini merupakan hadiah terindah di akhir tahun 2022. Rumah Sakit Umum Daerah milik Pemprov ini tentu hanya tempatnya saja di Kabupaten Seruyan, tapi tujuan utama adalah melayani seluruh kabupaten di wilayah barat khususnya, dan tidak menutup kemungkinan provinsi atau daerah lain pun akan memanfaatkan rumah sakit baru ini nantinya,” ucap Yulhaidir.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah Shalahuddin mengatakan pembangunan RSUD Provinsi Kalteng ini merupakan pembangunan Rumah Sakit Rujukan Regional Wilayah Barat yang meliputi lima kabupaten, yaitu Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, dan Kabupaten Seruyan yang dilaksanakan dengan Kontrak Tahun Jamak (Multi Years Contract) pada tahun anggaran 2022 hingga 2024, di mana pekerjaan fisik/konstruksi dilaksanakan selama dua tahun anggaran, yaitu pada 2022 hingga 2023.
"Pembayaran dilakukan tiga tahun anggaran yaitu pada tahun 2022-2024, dengan nilai kontrak sebesar Rp189.100.000.000," katanya.
Sebagai informasi, pembangunan RSUD Provinsi Kalteng di Desa Pembuang Hulu I Kecamatan Hanau ini direncanakan memiliki tiga bangunan yang terintegrasi dengan luas total lantai bangunan sebesar 32.184 meter persegi, dengan jumlah tempat tidur sebanyak 267 bed. Selain itu, direncanakan pula dibangun sarana dan prasarana penunjang RSUD, termasuk rumah dokter dan tenaga medis.
Pembangunan RSUD ini merupakan visi besar Gubernur Kalimantan Tengah dalam mempersiapkan perkembangan dan perubahan ketatanegaraan, khususnya lahirnya provinsi baru dari pemekaran wilayah/provinsi.
Seperti yang diketahui, Kecamatan Hanau telah disepakati para bupati dan tokoh masyarakat wilayah barat khususnya, sebagai Ibu Kota Provinsi Kotawaringin, jika pada saatnya nanti Provinsi Kalimantan Tengah dimekarkan menjadi dua atau tiga provinsi, di antaranya Provinsi Kotawaringin dengan Ibu Kotanya Hanau.
Adanya pemekaran Provinsi Kalimantan Tengah yang merupakan provinsi terluas di Indonesia, akan mendekatkan dan memaksimalkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, serta menggeliatnya pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir Wakil Gubernur Kalteng masa jabatan 2016 hingga 2021 Habib Ismail Bin Yahya, Pimpinan DPRD dan Anggota Forkopimda, Sekda Provinsi Kalteng, Bupati, dan Pimpinan DPRD wilayah barat, Pimpinan Instansi vertikal, Sahli Gubernur, Asisten Setda dan Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Editor: Rizqa Leony Putri